Ternyata Ini 10 Alasan Kenapa Ongkir ke Luar Negeri Lebih Mahal

Ternyata Ini 10 Alasan Kenapa Ongkir ke Luar Negeri Lebih Mahal

Perdagangan bebas memang sangat efektif dalam merangsang gairah ekonomi dalam negeri dan ekonomi global pada umumnya. Hal ini pula yang membuat pengiriman barang ke luar negeri semakin meningkat. Namun, sayangnya ongkir ke luar negeri bagi sebagian kalangan masih dinilai cukup mahal. Apa yang menyebabkan hal itu? Berikut ulasannya.

Kemajuan teknologi digital melalui jaringan internet, membantu barang dan jasa dalam negeri dapat tersebar luas hingga ke luar negeri. Alhasil pengiriman barang ke luar negeri pun menjadi meningkat drastis. Pengiriman barang ke luar negeri tentunya membutuhkan ongkos kirim yang tidak murah, berikut penyebabnya.

Inilah Beberapa Alasan Ongkir ke Luar Negeri Mahal

1. Pengaruh Kurs Mata Uang Asing 

Alasan mengapa ongkir ke luar negeri lebih mahal, hal itu karena pengaruh kurs mata uang Dolar terhadap Rupiah. Biasanya pengiriman barang ke luar negeri masih harus membutuhkan transportasi darat untuk sampai ke alamat penerima. Di mana transportasi daratnya membutuhkan bensin yang di beli dengan harga yang berlaku di negara tersebut. Itulah sebabnya mengapa ongkos kirimnya lebih mahal.

2. Jauh Dekat Negara Tujuan

Jarak antara negara tujuan dari Indonesia juga memengaruhi ongkos kirim yang diterapkan oleh jasa pengiriman barang. Semakin jauh jarak negara tujuan dari Indonesia, tentunya tarif ongkirnya akan jadi jauh lebih mahal.

Sebaliknya jika pengiriman barang hanya ke negara tetangga, seperti Malaysia atau Singapura, ongkir ke luar negeri pun bisa lebih murah. Rute pengiriman barang ini juga berhubungan mode transportasi apa yang digunakan, apakah menggunakan mode transportasi udara yaitu pesawat terbang atau mode transportasi laut yaitu dengan kapal laut.

3. Pajak Negara Tujuan

Beberapa negara tujuan ada yang belum menerapkan bebas pajak. Jadi, barang yang dikirim ke negara tersebut masih dikenakan pajak, bahkan terkadang cukup tinggi. Oleh karena itu, adanya pajak dari negara tujuan berimbas pada ongkir ke luar negeri yang mahal.

Namun, ini pun tidak semua barang yang dikirim terkena pajak, ada barang yang masih di bawah limit tertentu justru bebas dari pajak. Satu hal lagi, untuk pajak masuk, berdasarkan aturan yang berlaku merupakan tanggung jawab penerima barang dan bukan pengirim barang.

Jadi, jika Anda mengirim barang ke luar negeri, bukan Anda yang terkena pajaknya, melainkan orang yang menerima barang tersebut. Tetapi, semua itu biasanya sudah dimasukkan di awal, sebelum barang dikirim ke tempat tujuan.   

4. Biaya Alamat

Beberapa negara juga ada yang masih menambah biaya kurir yang menyampaikan barang ke alamat penerima. Mungkin karena lokasinya yang sangat jauh, terpencil dan berada di pelosok pedesaan, jadi untuk alamat penerima juga masih dikenakan biaya tambahan. Itulah sebabnya mengapa ongkir ke luar negeri bisa lebih mahal.

5. Berat dan Volume Barang

Biaya paket memang bervariasi, ada yang ditentukan dari berat barangnya saja. Ada juga yang ditentukan dari volume barang. Di jasa pengiriman barang Indoshipping, untuk berat barang yang masih di bawah 10 kilogram, biasanya tarifnya sudah diflat, dalam artian tidak bisa diubah lagi.

Sebaliknya untuk berat barang di atas 10 kg atau lebih dari 30 kg, harganya masih bisa berubah. Karena ini bisa dilihat juga dari volume barang, sehingga nantinya akan diambil mana harga yang lebih besar.   

6. Biaya Paket yang Melebihi Ukuran dan Berat

Sudah menjadi aturan umum, bahwa paket yang melebihi ukuran dan berat tertentu akan dikenakan biaya tambahan. Ini juga yang merupakan alasan ongkir ke luar negeri menjadi lebih mahal. Namun, biasanya setiap jasa pengiriman barang ke luar negeri punya kebijakan yang berbeda-beda dalam hal menambah biaya paket yang melebihi ukuran dan berat.

Seperti di jasa pengiriman barang Indoshipping, jika melebihi aturan ukuran dan berat maksimum. Maka, pihak Indoshipping akan langsung melakukan komunikasi via whatsapp pada pengirim barang. Sehingga pengirim barang mengetahui alasan dibalik penambahan biaya paket atau ongkir ke luar negeri tersebut.

7. Jenis Paket yang Dikirim

Tidak semua jenis paket dapat dikirim, kalaupun bisa dikirim ada syarat dan ketentuannya. Khusus pengiriman barang ke luar negeri, biasanya jenis terbagi ke dalam 2 kategori, kategori umum dan kategori khusus.

Barang-barang kategori umum, seperti pakaian, tas, sepatu, biasanya bisa langsung dikirim tanpa harus ada tambahan biaya dan syarat lainnya. Tetapi, untuk barang dengan kategori khusus, seperti  obat-obatan, produk herbal, kosmetik, dan makanan, biasanya memerlukan syarat dan biaya tambahan.

Selain itu, paket-paket dengan kategori khusus memang akan lebih mahal ongkirnya. Jadi, harga yang dibayar adalah tarif ongkir yang memang sudah berbeda dan lebih mahal ditambah biaya tambahan. Biaya ini biasanya digunakan apabila barang tertahan di negara tujuan karena harus melewati pemeriksaan khusus dari petugas bea negara tujuan.

8. Penggunaan Asuransi untuk Jenis Paket Khusus

Penggunaan asuransi juga membuat biaya ongkir ke luar negeri menjadi lebih mahal. Biasanya barang-barang tersebut merupakan benda berharga atau dokumen yang bernilai. Ada juga barang dengan kategori khusus perlu juga untuk menambah biaya asuransi, selain biaya tambahan dan syarat lainnya.

Asuransi dimaksud untuk menjamin barang tetap aman sampai ke negara tujuan. Jadi, apabila barang hilang atau rusak, maka pihak asuransi akan menanggung seluruh kerugian dari barang dan pengiriman barang tersebut.

9. Jenis Layanan yang Dipilih

Jenis layanan yang dimaksud adalah layanan ekspress atau kilat dengan layanan yang biasa. Tentu ini berbeda, karena untuk layanan kilat ada prioritas bahwa barang tersebut harus sampai secepat mungkin ke negara tujuan. Oleh karenanya biasanya layanan ini lebih mahal dibanding layanan yang biasa.

10. Jalur Pengiriman Barang

Hal yang dimaksud dengan Jalur pengiriman barang adalah apakah barang yang dikirim menggunakan jalur udara yaitu pesawat terbang atau jalur laut dengan kapal laut. Jalur udara biasanya lebih mahal dari jalur laut, karena jenis layanan yang digunakan juga merupakan jenis layanan ekspress.

Di mana paket dijamin akan lebih cepat sampai ke negara tujuan. Namun, Anda masih boleh mengirim barang dengan jumlah yang kecil atau berat yang ringan. Sedangkan jalur laut, bisa dikatakan jenis layanan yang digunakan adalah layanan biasa atau reguler. Di mana barang akan lebih lama sampai ke tempat tujuan, namun ongkir ke luar negeri justru lebih murah.

Sayangnya, untuk jalur laut ini, Anda tidak bisa mengirim barang dengan jumlah sedikit atau berat yang ringan. Untuk pengiriman barang menggunakan jalur laut, barang yang dikirim harus jumlahnya banyak, setidaknya akan dihitung minimal 1 kontainer.

Demikian beberapa alasan mengapa ongkir ke luar negeri lebih mahal. Walau begitu Anda tak perlu khawatir, karena ada jasa pengiriman barang yang selalu punya promo khusus untuk tarifnya. Seperti jasa pengiriman barang yang dilakukan Indoshipping.

Close Menu